16.5 C
New York
Kamis, Agustus 13, 2020
-Advertisement-

Event Terbatas Let Me Trade Trading 10x di Pair NEO dan XLM Dapatkan $10

đź“ŁNEO/USDT, XLM/USDT listing campaign, trade 10 times get 10$ coupon Dear Valued Users, LMT will launch NEO/USDT, XLM/USDT Contract trading pair at đź•’16:00 on August 13th...

Sistem Trading Triple Screen (3)

Berita Bitcoin

Google Ads Gagal Dalam Melindungi Pengguna Dari Penipuan Crypto

Pengguna exchange desentralisasi Uniswap dapat mengalami risiko berkat iklan Google yang baru. "PERINGATAN MENDESAK BAGI SIAPA PUN YANG MENGGUNAKAN UNISWAP," kata influencer crypto dan YouTuber,...

Penambang Crypto Ditangkap Karena Mencuri Listrik Dari Negara

Polisi Malaysia menangkap empat operator penambangan cryptocurrency. Setelah ditemukan bahwa mereka mencuri listrik dari perusahaan listrik milik negara, Sarawak Energy Berhad, atau SEB. Menurut Malay Mail,...

Crypto Exchange Bitfinex Offline Saat Ini

Bitfinex telah offline setidaknya selama empat jam sejak tulisan ini dibuat. Dan bursa belum ada konfirmasi kapan akan aktif dan berjalan kembali. Menurut tweet 12...

Goldman Sachs Akan Berkolaborasi Dengan JPMorgan dan Facebook

Goldman Sachs berencana akan membuat cryptocurrencynya sendiri. Perusahaan mengindikasikan kemungkinan kolaborasi dengan perusahaan lain, termasuk JPMorgan dan Facebook. JPMorgan telah membuat koin JPM dan Facebook...
mm
Radika
I Wish Happines Is PERMANENT
- Advertisement -
Binance

Sistem trading triple screen menggunakan 3 layar untuk memonitor pergerakan harga dengan time frame yang berbeda guna memperoleh sinyal trading yang lebih akurat.

Indikator Stochastic Pada Layar Kedua

Selain Force Index dan Elder Ray, indikator oscillator yang biasa digunakan pada layar kedua adalah stochastic. Stochastic adalah indikator oscillator yang cukup populer digunakan oleh trader. Indikator ini cukup bagus untuk menyaring noise atau sinyal-sinyal yang tidak berguna. Tiga cara dalam menggunakan indikator ini adalah mengamati divergensi yang terjadi, level overbought dan oversold, serta arah garis stochastic. Parameter yang sering digunakan adalah 9,3,3 dan 14,3,3.

• Divergensi

Divergensi bullish antara indikator stochastic dan pergerakan harga pasar terjadi bila harga membentuk level low baru yang lebih rendah, tetapi indikator stochastic membentuk level low yang lebih tinggi dari level sebelumnya. Keadaan ini mengisyaratkan trend pergerakan harga akan segera berubah dari bearish ke bullish. Sebaliknya bila harga membentuk level high yang lebih tinggi dari level sebelumnya tetapi indikator stochastic membentuk level high yang lebih rendah dari level high sebelumnya maka harga akan segera berubah arah dari bullish ke bearish, atau terjadi divergensi bearish.

• Level overbought dan oversold

Garis stochastic yang berada diatas level 80 mengindikasikan kondisi pasar yang jenuh beli atau overbought, dan menunjukkan pergerakan harga yang akan segera terkoreksi. Kondisi overbought adalah sinyal untuk sell. Momentum untuk entry yang akurat bila garis %K memotong garis %D dari arah atas. Kondisi oversold atau keadaan jenuh jual terjadi bila garis stochastic berada dibawah level 20, dan adalah sinyal untuk buy. Entry buy bisa dilakukan ketika garis %K telah memotong %D dari arah bawah.

Dengan sistem trading triple screen, kesalahan penggunaan overbought dan oversold bisa dihindari karena trader hanya akan entry bila trend pada long term time frame telah sesuai. Misalkan trend pada time frame weekly bullish, trader hanya akan entry buy bila terjadi kondisi oversold pada layar kedua atau time frame 5-day (intermediate time frame) sebagai time frame patokan.

• Arah garis stochastic

Jika garis %K dan %D bergerak keatas dengan arah yang sama, maka sentimen uptrend sedang kuat dan mengindikasikan sinyal untuk buy. Sebaliknya bila %K dan %D bergerak ke arah bawah maka sentimen bearish sedang kuat dan mengindikasikan sinyal untuk sell.

Contoh Penerapan Indikator Stochastic Pada Layar Kedua

Berikut contoh penerapan indikator stochastic (9,3,3) pada layar kedua (intermediate time frame) untuk EUR/USD dengan time frame 5-day. Layar pertama (long term time frame) adalah time frame weekly.

Sistem Trading Triple Screen

 

Sistem Trading Triple Screen

 

Sistem Trading Triple Screen

Pada periode waktu antara Maret hingga Oktober 2009 EUR/USD bullish, seperti terlihat pada time frame weekly. Level entry bisa dilakukan di time frame 5-day pada saat garis stochastic di atas level 20 (oversold) dan %K dan %D secara bersamaan bergerak keatas (gambar tengah). Level exit setelah garis stochastic berada diatas level 80 dan garis %K memotong %D dari arah atas. Pada periode waktu antara Desember 2009 hingga Mei 2010 EUR/USD bearish. Entry bisa dilakukan pada saat terjadi divergensi bearish pada intermediate time frame atau time frame 5-day sebagai patokan (gambar bawah).

(Bersambung)

1.3kViews
- Advertisement -

Artikel Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Kabar Kripto Terbaru

Google Ads Gagal Dalam Melindungi Pengguna Dari Penipuan Crypto

Pengguna exchange desentralisasi Uniswap dapat mengalami risiko berkat iklan Google yang baru. "PERINGATAN MENDESAK BAGI SIAPA PUN YANG MENGGUNAKAN UNISWAP," kata influencer crypto dan YouTuber,...

BinaricX Mengadakan Event untuk Trader Indonesia Dapatkan 20 USDT

BinaricX memberi Anda layanan keuangan yang profesional dan aman seperti perdagangan manajemen aset digital dan banyak lagi. Ini berkomitmen untuk secara efektif meningkatkan aset digital...

Penambang Crypto Ditangkap Karena Mencuri Listrik Dari Negara

Polisi Malaysia menangkap empat operator penambangan cryptocurrency. Setelah ditemukan bahwa mereka mencuri listrik dari perusahaan listrik milik negara, Sarawak Energy Berhad, atau SEB. Menurut Malay Mail,...

Crypto Exchange Bitfinex Offline Saat Ini

Bitfinex telah offline setidaknya selama empat jam sejak tulisan ini dibuat. Dan bursa belum ada konfirmasi kapan akan aktif dan berjalan kembali. Menurut tweet 12...

Goldman Sachs Akan Berkolaborasi Dengan JPMorgan dan Facebook

Goldman Sachs berencana akan membuat cryptocurrencynya sendiri. Perusahaan mengindikasikan kemungkinan kolaborasi dengan perusahaan lain, termasuk JPMorgan dan Facebook. JPMorgan telah membuat koin JPM dan Facebook...
1.3kViews