16.5 C
New York
Senin, September 21, 2020
-Advertisement-

Fee Trading di Exchange Bingbong Paling Murah di Semua Market?

1. Biaya Perdagangan Kontrak Spread: Spread- bergantung pada Rasio Panjang ke Pendek. Jika jumlah posisi panjang melebihi posisi pendek, maka spread pembelian lebih besar, dan sebaliknya. ...

Saatnya Menjadi Long Term Trader (2)

Berita Bitcoin

Binance USD Akan Hadir Di Blockchain Flow Dapper Labs

Dapper Labs telah bermitra dengan stablecoin besar keduanya minggu ini, mengumumkan integrasi BUSD untuk pengembang yang membangun di blockchain Flow-nya. Stablecoin dolar AS dari bursa...

Tingkat Ke Enam Layanan Crypto Terbesar Adalah Darknet

Perusahaan forensik Blockchain Chainalysis telah menemukan bahwa pasar darknet lebih banyak aktivitas dan volume ransomware di sektor kripto Eropa Timur. Dalam kutipan, dengan pasar bebas anonim...

Bitpay Membiarkan Seluruh Karyawan Untuk WFH Secara Permanen

BitPay telah memilih untuk membawa suasana kerja perusahaannya berbeda, secara permanen. Tim BitPay "saat ini 100% dirumah karena covid dan akan sampai pemberitahuan lebih lanjut,"...

Platform ePayments Yang Ditangguhkan Akan Diluncurkan Kembali Tanpa Crypto

ePayments sedang bersiap untuk diluncurkan kembali tetapi tidak akan ada pembayaran crypto atau peer-to-peer. Platform transfer uang online ePayments memulai kembali layanan setelah penangguhan selama...
mm
Radika
I Wish Happines Is PERMANENT
- Advertisement -
1xbit

Masih tertarik untuk menjadi long term trader? Maka ada baiknya bila Anda belajar cara mengaplikasikan strategi trading jangka panjang berikut ini.

Untuk menjadi long term trader, Anda setidaknya harus memiliki kesabaran dan kontrol diri yang baik. Karena salah satu kunci strategi long term trader adalah sabar menunggu. Mengapa? Strategi long term biasanya akan menahan posisi dalam waktu berhari-hari, mingguan, atau bahkan bulanan untuk sekali entry posisi. Jika Anda adalah tipe orang dengan mental lemah dan tidak sabaran, maka sangat tidak disarankan untuk mengikuti startegi ini, karena rasa bosan dan stress akan menghantui Anda.

Saat terjadi pullback, jangan heran jika floating minus yang dimiliki long term trader bisa mencapai 100 pips. Belum lagi jika manajemen trading buruk, mengakibatkan banyak kerugian dan akun trading yang dikelola rawan terkena Margin Call. Namun, hal ini juga berlaku untuk sebaliknya. Jika profit, maka hasil yang didapat juga besar. Inilah alasan banyak trader profesional lebih memilih menjadi long term trader dibandingkan short term trader.

6 Cara Mudah Mengaplikasikan Strategi Long Term Trading

socialgood

Sangat diperlukan strategi yang matang bila ingin mencoba menjadi long term trader. Sebenarnya ada banyak cara yang dipakai dalam trading jangka panjang, salah satunya adalah membaca arah tren harga dengan bantuan indikator-indikator. Berikut adalah cara mengaplikasikan strategi long term trading yang cukup mudah diterapkan.

1. Melihat pada time frame weekly atau monthly.

Strategi long term trading pertama yang bisa dipakai adalah dengan mengamati perilaku harga dalam pergerakan chart mingguan atau bulanan. Kemudian, cari tren pada pair mata uang tertentu yang memiliki arah dan momentum jelas. Identifikasi arah tren, apakah bullish atau bearish. Kemudian, cari momentum untuk menentukan open posisi (OP) sesuai arah tren tersebut.

Lihat Chart

Berdasarkan gambar di atas, tren yang terlihat adalah tren bearish (turun), maka carilah peluang untuk OP Sell. Jangan khawatir jika setelah beberapa menit Anda mengalami minus, karena memang tujuannya adalah tidak ambil profit dalam waktu dekat, melainkan mingguan atau bulanan.

2. Zoom di grafik Daily dan gambar garis Fibonacci Retracement.

Hal penting untuk diketahui dalam garis Fibonacci ini adalah bagian dasar dari garis trend harus ditarik dari kiri ke kanan.

Menggambar Garis FibonacciJika harga sedang naik, maka penarikan garis Fibonacci bisa dimulai dari titik terendah (Support) ke titik tertinggi (Resistance). Sebaliknya, ketika trend bearish, garis Fibonacci ditarik dari titik tertinggi menuju area terendah.

3. Mencari pullback pada time frame daily.

Carilah pullback pada Frame Time Daily tersebut yang mendekati 38.2; 50.0; atau 61.8 level Fibbonacci. Jika harga semakin dekat dengan salah satu dari 3 level kunci Fibbonacci tersebut, bersiaplah untuk entri/OP.

4. Mencari candlestick entry.

Untuk strategi ini, sinyalnya adalah candle ber-shadow panjang yang sesuai arah trend. Dalam skenario bearish, sebuah candle konfirmator yang ideal memiliki upper shadow lebih panjang dari body, dan telah menguji level Fibonacci.

Mencari Candlestick Entry

5. Letakkan Take Profit Dan Stop Loss

Selalu Gunakan ratio TP:SL = 3:1, minimal 2:1. Pada chart Weekly, gambarlah garis bantu Horizontal Line di area Support Resistance dimana candle-candle periode sebelumnya memantul. Letakkan SL di atas Line Resistance 1. Jika harga mampu menembus Line Support 1, kunci profit dengan memindah SL di atas Line. Jika harga mampu menembus Line Support 2, kunci profit dengan memindah Stop Loss di atas garis Line tersebut, dst.

6. Tunggu Profit atau Loss.

Pada saat trading pasti akan mengalami profit dan beberapa bisa loss. Jangan mencoba untuk mengutak atiknya. Cukup percaya pada strategi dan biarkan trading menjadi winner atau loser. Trading adalah tentang perhitungan dimana strategi yang baik memang mengalami profit dan loss.

Kuncinya, usahakan agar keuntungan bisa lebih banyak dari kerugian. Jika Anda menerapkan strategi dengan disiplin, maka rasio profit dan loss akan berada dalam kisaran wajar, sehingga pada akhirnya akun Anda akan tetap profitable.

Satu catatan penting, Anda harus mengontrol emosi dan keinginan untuk masuk ke market jika tidak ada sinyal. Salah satu kesalahan terbesar dari para trader gagal adalah adalah overtrading.

Kesimpulan

Suksesnya seorang long term trader ditentukan dari kemampuan menganalisa tren pasar dan mengendalikan emosi trading agar tetap sabar dan disiplin. Perlu diketahui bahwa trading dengan jangka panjang artinya profit yang diperoleh tidak didapatkan seketika itu juga, melainkan harus bersabar menunggu dalam hitungan hari, minggu, bahkan bulanan.

Selain itu, sangat perlu juga memperhatikan manajemen trader jangka panjang untuk meminimalisir loss karena kesalahan-kesalahan yang tidak perlu. Hal ini wajib diperhatikan mengingat dalam trading , seorang long term trader akan menahan posisi open untuk jangka waktu yang lama. Jika salah strategi maka waktu dan modal juga terbuang sia-sia.

Jika Anda merasa kurang cocok dengan strategi long term trading ini, Anda bisa mencoba berbagai macam strategi trading lain yang paling pas. Simak kumpulan artikel strategi trading dari Cryptoiz sebagai bahan referensi Anda.

 

1.6kViews
- Advertisement -

Artikel Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Kabar Kripto Terbaru

Analisa Bitcoin Harian 18/9/2020

    Analisa Harian untuk Harga Bitcoin dalam gambar di atas kita liat bahwa harga mengikuti dan tidak mampu menembus garis trendline (biru), ini akan terus...

UNI Menentang Prediksi Penurunan Harga, Muncul Sebagai 20 Token DeFi Teratas

Terlepas dari prediksi, token airdrop Uniswap akan dibuang ke selokan, UNI telah mengumpulkan kapitalisasi pasar $ 217 juta. The Token , yang melakukan penerjunan untuk pengguna Uniswap masa...

Fee Trading di Exchange Bingbong Paling Murah di Semua Market?

1. Biaya Perdagangan Kontrak Spread: Spread- bergantung pada Rasio Panjang ke Pendek. Jika jumlah posisi panjang melebihi posisi pendek, maka spread pembelian lebih besar, dan sebaliknya. ...

Cair Puluhan Bahkan Ratusan Juta Gratis dari Uniswap | Stimulus Uniswap Mengalahkan US

Bulan September tanggal 17 tepatnya 2020 menjadi hari penting bagi para pegiat cryptocurrency di dunia, karena semua user yang trading di Uniswap salah satu...

BINARICX SCAM Peretasan Akun Berkali-Kali Dev Tidak Tanggung Jawab Amankan DANA SECEPATNYA

Telah terjadi hal yang tidak wajar di market binaricx bahwa akun dari founder cryptoiz di hack berkali kali bahkan sudah ganti password masih bisa...
1.6kViews