Kelebihan dan Kekurangan P2P Lending Bagi Pendana

Kelebihan P2P Lending Bagi Pendana

P2P Lending sudah resmi mengatur dan terawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) lewat Peraturan OJK nomor 77/POJK.01/2016.

Kemudian memberikan pinjaman sangat mudah dan cepat dengan P2P Lending, khususnya jika kamu memiliki dana lebih namun tidak tahu harus mengalokasikannya ke mana.

Suku bunga pinjaman yang menerima juga memiliki nilai yang signifikan, sehingga lebih menguntungkan.

Serta, memberikan pinjaman melalui sistem P2P Lending ini akan memudahkan kamu untuk mendiversifikasi pendanaan, sehingga memperbesar kesempatan kamu untuk meraup keuntungan yang lebih besar.

Kekurangan P2P Lending Bagi Pendana

Jika kamu mengalokasikan uang melalui P2P Lending, kamu tidak bisa menarik uang yang kamu danai kapan pun kamu mau, tidak seperti menyetor uang ke bank.

Lalu, ada kemungkinan bahwa si peminjam akan gagal dalam mengembalikan uang pinjamannya, sehingga dana yang kamu pinjamkan bisa lenyap.

Namun, hal ini sudah mengatasi oleh mayoritas platform Peer to Peer Lending dengan jaminan yang memberikan kepada kamu sebagai pendana.

Kamu bisa saja menyetarakan jumlah dana yang telah menginvestasikan ke masing-masing grade yang labanya lebih tinggi dan resikonya lebih rendah, atau labanya lebih rendah namun resiko lebih tinggi.

Ini untuk menghasilkan variasi dalam laba investasi kamu dan mengatur resiko kerugian yang mungkin saja muncul jika peminjam gagal bayar.

4. Melakukan Riset

Keunikan investasi dengan sistem Fintech Lending adalah transparansi yang luar biasa tinggi.

Sebagai Pendana baru, coba jawab pertanyaan berikut:

  • Berapa banyak yang harus investasi pada Fintech Lending?
  • Apa tujuan saya berinvestasi dan jangka waktunya?
  • Apakah saya merupakan investor konservatif atau agresif?
  • Pinjaman jenis apa dan grade pinjaman yang akan saya danai?

Ada banyak hal yang harus kamu riset sebelum menjawab pertanyaan-pertanyaan point sebelumnya.

Nah setelah itu analisa berapa besar yang bisa kamu investasikan dan tipe pinjaman seperti apa.

5. Otomasi Pendanaan Anda

KoinWorks memiliki fitur otomasi yang memberi nama fitur Auto-Purchase.

Dengan fitur ini kamu bisa menentukan jumlah pinjaman yang mendanakan secara otomatis, pilih kriteria grade dari A hingga E, tujuan pinjaman, dan jangka waktu.

Setelahnya dana kamu akan mengalokasikan secara otomatis ke beragam peminjam sesuai pengaturan yang telah Anda buat sebelumnya.

6. Re-Invest Keuntungan yang menghasilkan

Jangan buru-buru menarik keuntungan yang telah kamu dapat dari hasil investasi sebelumnya.

Agar tetap mendapatkan keuntungan, bahkan lebih maksimal lagi, kamu perlu menginvestasikan lagi keuntungan yang telah masuk, sebar ke beragam peminjam.Di KoinWorks, ketika kamu melakukan re-invest, keuntungan yang didapat akan semakin besar lagi karena bunganya akan lebih besar dari semula ketika pertama kali dana tersebut diinvestasikan.

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Our site uses cookies. Learn more about our use of cookies: privacy policy
Total
0
Share