Jangan Sampai Gagal Paham, Pahami Dulu Istilah Trading !

Bagi kamu yang merupakan newcomer pada dunia kripto, pasti kamu sempat merasa kebingungan dengan berbagai istilah unik atau dalam dunia trading. Jargon-jargon seperti HODL atau FOMO seringkali muncul dalam perbincangan komunitas perdagangan aset kripto. Apalagi ketika mendengar istilah Bull atau Bear dengan ilustrasi sinyal berbentuk beruang dan banteng yang menggemaskan. Yuk supaya gak gagal paham tentang jargon dunia kripto, simak dulu pembahasan kali ini, ya !


1. FOMO

FOMO adalah kepanjangan dari Fear Of Missing Out yang merupakan jargon dari dunia kripto yang sangat berhubungan dengan kehidupan sehari-hari. Istilah FOMO seringkali tertuju pada para pemula yang ikut-ikutan masuk ke dunia perdagangan aset kripto karena sedang hype.



2. Whale

Whale adalah sebutan bagi trader besar yang memegang koin dengan jumlah yang banyak, setidaknya 5 persen dari keseluruhan aset digital yang disimpan. Istilah whale pertama kali datang dari dunia kasino, merujuk pada pemain kasino yang berkantong tebal.



3. HODL

Saat itu salah seorang pengguna bernama akun GameKyuubi membuat komentar saat ia tengah mabuk di sebuah forum Bitcoin. Kala itu, nilai Bitcoin tengah jatuh 39 persen dari 716 dolar AS ke 438 dolar AS.
Kejatuhan nilai tersebut membuat ia panik. Di tengah kepala yang berat, ia menuliskan komentar yang sarat typo. Salah satu di antaranya adalah “I AM HODLING”. Kesalahan ketik itu ternyata menjadi lelucon populer dan berujung menjadi sebuah istilah penting dalam dunia kripto.



4. Rekt

Istilah ini merupakan bentuk salah eja dari wrecked. Rekt adalah istilah yang biasanya digunakan oleh gamers untuk menggambarkan pemain yang kalah dan benar-benar hancur.
Dalam dunia kripto, traders menggunakan istilah ini bagi investor yang membuat keputusan buruk.


5. Pump and Dump

Pump and dump adalah taktik lain yang digunakan oleh sekelompok orang untuk memanipulasi sentimen dalam pasar aset kripto. Biasanya, orang-orang yang berkepentingan akan menggiring opini investor dan trader pada sebuah koin. Seiring dengan meningkatnya perhatian orang-orang dan komunitas pada koin tersebut, harga akan meningkat (pump).
Lalu orang-orang yang berkepentingan akan beramai-ramai menjualkan koin atau token mereka. Besarnya penawaran di pasar tentu akan membuat harga jatuh (dump).



6. Bagholder

Bagholder diartikan sebagai investor yang merugi karena memegang saham dengan performa jelek dalam waktu yang lama sambil berharap harganya akan meningkat. Bagholder biasanya akan terus mempertahankan investasi mereka walau nilainya terus menurun hingga jadi tak berharga.



7. Bearish dan Bullish

Istilah bearish biasanya digunakan ketika terjadi penurunan harga. Sebaliknya, apabila terdapat keyakinan bahwa harga memiliki tren yang meningkat dan bahkan sudah mulai naik, kondisi ini dianggap sebagai situasi bullish.




8. No Coiner
No coiner adalah istilah yang paling umum digunakan sebagai ejekan untuk trader yang telah menjual semua koin mereka karena tidak percaya pada Bitcoin. Istilah no coiner juga digunakan bagi orang-orang yang kehilangan kesempatan mendapat keuntungan karena merasa Bitcoin hanyalah penipuan belaka.



9. To the Moon

Moon atau to the moon merupakan istilah yang menggambarkan aset kripto yang tengah naik drastis dan mencapai nilai puncak, baik dari segi harga maupun volume penjualan. Istilah tersebut awalnya digunakan pada forum-forum dan Reddit, hingga akhirnya menjadi populer.


10. Cryptosis

Istilah cryptosis atau juga sering disebut sebagai OCD (Obsessive Crypto Disorder) adalah keinginan untuk menyerap setiap informasi tentang aset kripto.

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Our site uses cookies. Learn more about our use of cookies: privacy policy
Total
0
Share