16.5 C
New York
Sabtu, Agustus 15, 2020
-Advertisement-

Event Terbatas Let Me Trade Trading 10x di Pair NEO dan XLM Dapatkan $10

ūüď£NEO/USDT, XLM/USDT listing campaign, trade 10 times get 10$ coupon Dear Valued Users, LMT will launch NEO/USDT, XLM/USDT Contract trading pair at ūüēí16:00 on August 13th...

Cara Trading Pakai Indikator Parabolic SAR

Berita Bitcoin

Facebook dan Youtube Menghadapi Gugatan Akibat Melarang Iklan Crypto

Firma hukum JPB Liberty mengajukan gugatan class action di Pengadilan Federal New South Wales kemarin. Menargetkan Facebook dan Google untuk perilaku anti-persaingan karena melarang iklan cryptocurrency pada...

Bursa Cyprus SCE Memasukan 7 Investasi dan Situs Web Terkait Crypto ke Daftar Hitam

Cyprus merupakan pusat bisnis internasional utama. Cyprus memperingatkan investor terhadap beberapa situs web mencurigakan yang menawarkan investasi valuta asing dan mata uang digital. Komisi Sekuritas...

Ripple Ingin Menjadi ‘Amazon’ di Dunia Cryptocurrency

Ripple berencana untuk memperluas kasus penggunaannya jauh dari sekadar merampingkan pembayaran lintas batas dalam kemitraan dengan bank nasional dan internasional. Ripple telah memfokuskan upayanya hanya...

Doctor Who : Game Berteknologi Blockchain

BBC Studios secara resmi memasuki ruang game blockchain setelah bermitra dengan Reality Gaming Group. Untuk mengembangkan game perdagangan digital untuk serial TV populer, Doctor...
mm
Fauzi Yarahttps://cryptoiz.net
Hello my name is Fauzi Yara Passion : Trading And Travel "Have a nice day"
- Advertisement -
Binance

Hallo cryptoiz indonesia , kami akan membahasas indikator karena masih banyak para trader pemula hanya mengandalkan felling dan asal tebak dalam melakukan trading.

kita akan belajar menggunakan analisis teknikal membantu memprediksi pergerakan harga suatu koin, apakah nantinya akan naik atau malah turun. kali ini kita akan mencoba mengenal analisis Parabolic SAR atau disingkat menjadi SAR.

Dikategorikan sebagai indikator trend, Parabolic SAR (Stop and Reverse) memiliki beragam fungsi alternatif yang lebih banyak diandalkan ketimbang sekedar menunjukkan arah trend.

Jika kita mengikuti arti namanya, konsep utama Parabolic SAR adalah untuk menandakan akhir dari tren (berhenti), kemudian belok (reverse) untuk membentuk sebuah tren baru. Bahkan, munculnya Parabolic SAR sebagai titik-titik yang muncul di atas downtrend harga saat ini atau di bawah harga saat uptrend memang dapat digunakan untuk mengidentifikasi pembalikan. Trader dapat mengikuti pergerakan posisi titik Parabolic SAR sebagai momen pembalikan tren.

 

Akan tetapi, tahukah Anda bila indikator PSAR itu masih menyimpan satu manfaat lagi?di samping menunjukkan arah trend dan reversal, Parabolic SAR juga dapat digunakan sebagai sinyal entry dan exit yang akurat. Fungsi tersembunyi ini tidak seumum 2 manfaat Parabolic SAR lain, sehingga seringkali disebut sebagai cara rahasia penggunaan Parabolic SAR. Padahal sebenarnya, cukup mudah untuk mengaplikasikan indikator trading tersebut sebagai penunjuk entry dan exit.

Trading Dengan Indikator Parabolic SAR

Mengingat kegunaan utama Parabolic SAR adalah untuk menengarai titik reversal, maka posisi entry terbaik bisa diambil ketika Parabolic SAR baru saja berpindah posisi. Contoh grafik di bawah ini memperlihatkan bagaimana Parabolic SAR dapat membantu Anda mengenali posisi entry yang potensial.

 

 

Karena mustahil bagi trader untuk selalu mengantisipasi reversal secara non-stop, maka seringkali trader terlambat merespon sinyal entry Parabolic SAR. Tak jarang trader ketinggalan momen dan baru masuk ketika titik Parabolic SAR sudah lama berpindah mengikuti trend baru. Salah satu cara mengatasi masalah ini adalah dengan melihat jarak dari titik Parabolic SAR terhadap harga.

Setiap kali harga akan berubah arah, Parabolic SAR makin mendekat hingga akhirnya muncul di sisi lain harga. Jadi apabila Anda mencari entry dari peluang reversal, perhatikan bagaimana jarak Parabolic SAR terhadap harga. Apabila masih tampak jauh, maka artinya harga masih akan menguat dalam trend yang sama. Namun jika titik Parabolic SAR mulai mendekat ke harga, maka Anda bisa bersiap-siap entry di reversal berikutnya.

Belajar Juga: Cara Trading Pakai Indikator Moving Average (MA)

-Parabolic SAR sangat efektif jika diterapkan pada pasar yang sedang trending. Semakin kuat trend harga, maka semakin baik pula sinyal Parabolic SAR yang muncul.

1.3kViews
- Advertisement -

Artikel Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Kabar Kripto Terbaru

Facebook dan Youtube Menghadapi Gugatan Akibat Melarang Iklan Crypto

Firma hukum JPB Liberty mengajukan gugatan class action di Pengadilan Federal New South Wales kemarin. Menargetkan Facebook dan Google untuk perilaku anti-persaingan karena melarang iklan cryptocurrency pada...

To The Moon !!!! Moonrock Capital Berinvestasi di MANTRA DAO

 Moonrock Capital dengan bangga mengumumkan Mantra DAO ($ OM) sebagai tambahan untuk portofolio kami. MANTRA DAO memanfaatkan kebijaksanaan kerumunan untuk menciptakan ekosistem yang diatur oleh...

Bursa Cyprus SCE Memasukan 7 Investasi dan Situs Web Terkait Crypto ke Daftar Hitam

Cyprus merupakan pusat bisnis internasional utama. Cyprus memperingatkan investor terhadap beberapa situs web mencurigakan yang menawarkan investasi valuta asing dan mata uang digital. Komisi Sekuritas...

Ripple Ingin Menjadi ‘Amazon’ di Dunia Cryptocurrency

Ripple berencana untuk memperluas kasus penggunaannya jauh dari sekadar merampingkan pembayaran lintas batas dalam kemitraan dengan bank nasional dan internasional. Ripple telah memfokuskan upayanya hanya...

Doctor Who : Game Berteknologi Blockchain

BBC Studios secara resmi memasuki ruang game blockchain setelah bermitra dengan Reality Gaming Group. Untuk mengembangkan game perdagangan digital untuk serial TV populer, Doctor...
1.3kViews