32 C
Jakarta
Selasa, Januari 28, 2020
No menu items!

Cara Trading Pakai Indikator Moving Average (MA)

- Advertisement -
1xBit

Hallo cryptoiz indonesia , kami akan membahasas indikator karena masih banyak para trader pemula hanya mengandalkan felling dan asal tebak dalam melakukan trading.

kita akan belajar menggunakan analisis teknikal membantu memprediksi pergerakan harga suatu koin, apakah nantinya akan naik atau malah turun. kali ini kita akan mencoba mengenal analisis MA (Moving Average) atau disingkat menjadi MA.

Dari sekian banyak indikator yang tersedia, Moving Average (MA) adalah indikator tren yang paling populer. Banyak kesalahan dalam penggunaan indikator ini, terutama untuk trader pemula.

Setting Periode dan Aturan Moving Averages

Supaya tidak terjebak dalam penggunaan indikator Moving Average, Anda harus menentukan terlebih dahulu tujuan penggunaan indikator ini. Misalnya, trader berjenis scalping membutuhkan sinyal yang lebih cepat seperti indikator MACD, RSI dan Bollinger Bands. Untuk itu indikator Moving Average tidak direkomendasikan.

Moving Average adalah untuk menentukan apakah harga sedang uptrend atau downtrend Moving Average tidak direkomendasikan untuk trader scalping (trading Cepat).

https://www.tradingview.com/

  • Setting MA  (8)
  • Setting MA  (21)
  • Setting MA  (125)

https://www.tradingview.com/

Penjelasan periode MA (8, 21, 125) periode ini cukup populer digunakan oleh trader institusional (hedge fund dan investment bank). Merupakan Sekuen dari Fibonacci Number. Periode ini dapat dikatakan mewakili data Seminggu, Sebulan dan Semester.

Tapi yang lebih penting adalah Kombinasi dari penggabungan (Multiple) periode dapat bekerja dengan baik.

Contoh MA (8, 21, 125)

https://www.tradingview.com/

Contoh diatas adalah apakah harga sedang uptrend atau downtrend, dengan strategi Moving Average (8, 21, 125) pada Time Frame 1hari/1minggu.

Uptrend akan terjadi ketika garis MA 8 (garis warna hitam) memotong ke atas MA 21 (garis warna unggu) dan MA 125 (garis berwana orange) berada di bawah bar/candle.

Downtrend akan terjadi ketika garis MA 8 (garis warna hitam) memotong ke bawah MA 21 (garis warna unggu) dan MA 125 (garis berwana orange) berada di atas bar/candle.

baca Juga Indikator : Cara Trading Pakai Indikator Bollinger Bands (BB)

Dari chart diatas dapat dilihat strategi ini dapat memberikan kapan uptrend atau downtrend.

Strategi ini juga dapat digunakan pada timeframe yang lebih lama. Untuk meningkatkan akurasi pada penggunaan strategi MA (8,21,125).

Note : Untuk bertanya seputar airdrop atau trading langsung join grup diskusi kami di telegram Grup Telegram Public 👉 https://t.me/cryptoizindonesia

mm
Fauzi Yarahttps://cryptoiz.net
Hello my name is Fauzi Yara Passion : Trading And Travel "Have a nice day"

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Advertisement

Must Read

ProBit Launchpad bersiap untuk meluncurkan cashback yang dipatok EURO Platform Wee

ProBit Launchpad Bersiap Meluncurkan Platform Wee Cashback Yang Dipatok EURO

Sebuah proyek yang akan datang bernama Wee sedang membuat persiapan akhir untuk IEO mereka di ProBit Exchange mulai 23 Januari, 15:00 KST. Token utilitas...
- Advertisment -
Advertismenet